h1

Berguru Kepada Segala Hal

December 29, 2007

Bismillahirrahmanirrahim

Berguru kepada segala hal merupakan sebuah kemestian. Setiap daya yang Allah berikan kepada kita sebagai instrument kesempurnaan kemanusiaan kita tidak boleh di”kufuri”agar kita tdk menjadi bagian dari orang-orang yg ‘ lahum qulubun la yafqahuuna biha wa lahum a’yunun la yubshiruna biha wa lahum aadzanun la yasmauna biha….(7:29) sehingga derajat istimewa yg kita miliki tidak berubah menjadi ‘darokat’ rendah tak ubahnya hewan ternak atau lebih buruk dari itu (pseudo bani Adam?). Hati, mata, telinga secara hakiki bila ditinjau secara filosofis memang lebih dari sekedar organ tubuh an sich yang bebas dari batas-batas fungsi dan ikatan dalam dimensi bathini(esoteris). Dimana yang terakhir inilah terletak semiua itu. Maka tajamkanlah “mata”, “telinga”, “dan hati anda untuk membaca segala hal dengan kritis, tanpa mengesampingkan unsur transedental maha Agung yang berada diatas segala hal, dg merujuk kapada ayat yang pertama kali turun ke bumi “Iqra’ bismiRabbika”

Muhamad Sahrul Murajjab

(Tripoli, jumat malam sabtu,24.00# 25 shafar 1422/18,05,2001)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: