h1

Mengabaikan Sang Penentu

December 29, 2007

Manusia dalam berbagai konteks seringkalai mengabaikan (atau bahkan “meniadakan”) kemutlakan kekuasaan Allah, dengan kebih mengedepankan perhitungan-perhitungan rasional, meski seringkali perhitungan2 tsb tidak betul2 rasional melainkan hanya lah hasil dari pergumulan rasa dan prakira, sehingga banyak meletakkan teori2 hidup, cita2, atau “nasib” atas dasar sudut pandang ‘materialis’ dan akhirnya melupakan keharusan berdekatan dg Allah sebagai Sang Penentu.

Muhamad Sahrul Murajjab

(Tripoli, ahad pukul 20.55 # 27 Shafar/20-05-2001)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: